BUMI INSPIRASI
LEARNING CENTER

Cerdas Finansial - Ramah Lingkungan - Akhlak Islami

EVENTS

Daily Program and Office Hours


Bank Sampah

Minggu 12.30 s.d 14.30

Taman Pendidikan Al-Quran

SENIN, RABU, KAMIS 15.45 s.d 17.00 (untuk Anak)
KAMIS 16.00 s.d 17.00 (untuk Ibu)
NOTES : GRATIS!

UPCOMING EVENT:

WORKSHOP PERENCANAAN KEUANGAN UNTUK HAJI
WORSKHOP PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA LEVEL 1
ROADSHOW BANK SAMPAH GOES TO SCHOOL

UPCOMING ARTICLE:

MAU KURBAN..? BBM aja….(Belanja Hemat, Berbagi, Menabung..!)
SENANGNYA...BISA BELAJAR BANK SAMPAH DI SKOLAH!

ARTICLES


 



3 Pahlawan Cilik Pelindung Bumi yang aktif dan giat dalam melakukan kegiatan KangPisMan dalam kehidupan sehari-harinya secara bersama-sama berkolaborasi dalam acara webinar Pahlawan Pelindung Bumi spesial Hari Pahlawan. Kegiatan yang diselenggarakan SD Pribadi Bandung bersama Bumi Inspirasi pada hari Selasa 10 November 2020. Webinar kali ini membahas tentang bagaimana kita meneladani semangat para Pahlawan terdahulu dengan cara menjadi Pahlawan Pelindung Bumi di zaman milenial dengan cara menerapkan KangPisman.

Kegiatan webinar ini dimulai pada pukul 08.00 WIB. yang dibuka oleh Mrs. Annisa selaku Guru dari SD Pribadi Bandung, setalah itu acara dilanjutkan oleh Lukman selaku moderator acara yang memaparkan rangkaian materi yang akan disampaikan oleh para Pahlawan Cilik dan memimpin yel-yel Pahlawan Pelindung Bumi.

Sesi pertama dimulai dengan pemaparan materi dari Fara (Komikus cilik dan Penulis Cilik - Pahlawan Pelindung Bumi) yang menjelaskan tentang tentang "Ada apa dengan Sampah" dan implementasi Kangpisman yang dilakukan Fara. Kemudian Fara berbagi inspirasi mengenai pengalamannya dalam membuat komik  dan menulis bertema lingkungan, dan sudah diterbitkan menjadi buku. Setelah talkshow, siswa menonton video Monsa (Monster Sampah dan Kangpisman).

Pada sesi kedua ada materi dari Nabira ( Pelajar SD Pribadi Bandung - Pahlawan Cilik Pelindung Bum)i yang menjelaskan tentang Tips Mengurangi Sampah ala Nabira yang selalu membawa kantung kain saat berbelanja, dan di rumah sudah rajin memilah sampah dengan menyediakan tempat sampah mini untuk daur sampah ulang dan untuk sampah organik rajin dibuang ke lubang depan rumah agar menjadi kompos. Nabira juga udah keren loh karena menjadi Pahlawan Bumi dengan memungut sampah di kompleks bersama ayahnya.

Pada sesi ketiga Uyuni (Pahlawan Cilik Pelindung Bumi dari Majene Sulawesi Barat) diawal sesi Uyuni mengutip Slogan Presiden Ir.Soekarno ”Berikan Aku 1000 Orang Tua, Niscaya Akan Kucabut Semeru Dari Akarnya, Berikan Aku 1 Pemuda, Akan Ku Guncang Dunia.” Slogan Uyuni “1000 Sampah Berserakan, 1 Pahlwan Cilik Akan Membersihkannya.” Setelah itu Uyuni menjelaskan materi tentang Tips mengurangi sampah ala Uyuni “TIPS” (Tumbler, Ingat teman tumbler alias misting atau tempat makan, Pantang kresek, dan Sepedahan sambal memungut sampah). Uyuni selalu membawa tumbler dan misting ketika akan jajan makanan atau pun minuman, rajin memungut sampah saat bersepeda untuk dibuat ecobrick, selain itu Uyuni juga menceritakan pengalamannya saat mulai berkebun cabe, jagung dan tanaman lainnya.

Pada sesi keempat ada pemaparan materi dari Andrian (ketua Bank Sampah Bumi Inpirasi) mengenai Bank sampah dan jenis-jenis sampah yang di terima di bank sampah Bumi Inspirasi,selain itu ada kegiatan interaktif pilah sampah anorganik yang ada dirumah bersama anak-anak SD Pribadi Bandung.

Setelah semua materi disampaikan oleh pemateri, selanjut ada sesi kuis yang di sampaikan oleh moderator, kuisnya adalah siapa yang berani menceritakan materi apa saja yang sudah didapatkan pada webinar kali ini, Alhamdulillah ada 2 orang anak dari SD Pribadi Bandung yang berani menjawab dan menceritakannya dengan cukup lengkap tentang materi apa saja yang sudah mereka terima saat mengikuti acara. Mereka berdua mendapat hadiah berupa komik Pahlawan Cilik Balad KangPisMan.

Di akhir sesi webinar moderator menyampaikan pesan kepada para pahlawan cilik pelindung bumi untuk selalu semangat dalam menjaga bumi dengan menerapkan gaya hidup Kang Pis  Man.








Webinar Pahlawan Pelindung Bumi Bersama SD Pribadi Bandung Selasa, 10 November 2020

at

 



3 Pahlawan Cilik Pelindung Bumi yang aktif dan giat dalam melakukan kegiatan KangPisMan dalam kehidupan sehari-harinya secara bersama-sama berkolaborasi dalam acara webinar Pahlawan Pelindung Bumi spesial Hari Pahlawan. Kegiatan yang diselenggarakan SD Pribadi Bandung bersama Bumi Inspirasi pada hari Selasa 10 November 2020. Webinar kali ini membahas tentang bagaimana kita meneladani semangat para Pahlawan terdahulu dengan cara menjadi Pahlawan Pelindung Bumi di zaman milenial dengan cara menerapkan KangPisman.

Kegiatan webinar ini dimulai pada pukul 08.00 WIB. yang dibuka oleh Mrs. Annisa selaku Guru dari SD Pribadi Bandung, setalah itu acara dilanjutkan oleh Lukman selaku moderator acara yang memaparkan rangkaian materi yang akan disampaikan oleh para Pahlawan Cilik dan memimpin yel-yel Pahlawan Pelindung Bumi.

Sesi pertama dimulai dengan pemaparan materi dari Fara (Komikus cilik dan Penulis Cilik - Pahlawan Pelindung Bumi) yang menjelaskan tentang tentang "Ada apa dengan Sampah" dan implementasi Kangpisman yang dilakukan Fara. Kemudian Fara berbagi inspirasi mengenai pengalamannya dalam membuat komik  dan menulis bertema lingkungan, dan sudah diterbitkan menjadi buku. Setelah talkshow, siswa menonton video Monsa (Monster Sampah dan Kangpisman).

Pada sesi kedua ada materi dari Nabira ( Pelajar SD Pribadi Bandung - Pahlawan Cilik Pelindung Bum)i yang menjelaskan tentang Tips Mengurangi Sampah ala Nabira yang selalu membawa kantung kain saat berbelanja, dan di rumah sudah rajin memilah sampah dengan menyediakan tempat sampah mini untuk daur sampah ulang dan untuk sampah organik rajin dibuang ke lubang depan rumah agar menjadi kompos. Nabira juga udah keren loh karena menjadi Pahlawan Bumi dengan memungut sampah di kompleks bersama ayahnya.

Pada sesi ketiga Uyuni (Pahlawan Cilik Pelindung Bumi dari Majene Sulawesi Barat) diawal sesi Uyuni mengutip Slogan Presiden Ir.Soekarno ”Berikan Aku 1000 Orang Tua, Niscaya Akan Kucabut Semeru Dari Akarnya, Berikan Aku 1 Pemuda, Akan Ku Guncang Dunia.” Slogan Uyuni “1000 Sampah Berserakan, 1 Pahlwan Cilik Akan Membersihkannya.” Setelah itu Uyuni menjelaskan materi tentang Tips mengurangi sampah ala Uyuni “TIPS” (Tumbler, Ingat teman tumbler alias misting atau tempat makan, Pantang kresek, dan Sepedahan sambal memungut sampah). Uyuni selalu membawa tumbler dan misting ketika akan jajan makanan atau pun minuman, rajin memungut sampah saat bersepeda untuk dibuat ecobrick, selain itu Uyuni juga menceritakan pengalamannya saat mulai berkebun cabe, jagung dan tanaman lainnya.

Pada sesi keempat ada pemaparan materi dari Andrian (ketua Bank Sampah Bumi Inpirasi) mengenai Bank sampah dan jenis-jenis sampah yang di terima di bank sampah Bumi Inspirasi,selain itu ada kegiatan interaktif pilah sampah anorganik yang ada dirumah bersama anak-anak SD Pribadi Bandung.

Setelah semua materi disampaikan oleh pemateri, selanjut ada sesi kuis yang di sampaikan oleh moderator, kuisnya adalah siapa yang berani menceritakan materi apa saja yang sudah didapatkan pada webinar kali ini, Alhamdulillah ada 2 orang anak dari SD Pribadi Bandung yang berani menjawab dan menceritakannya dengan cukup lengkap tentang materi apa saja yang sudah mereka terima saat mengikuti acara. Mereka berdua mendapat hadiah berupa komik Pahlawan Cilik Balad KangPisMan.

Di akhir sesi webinar moderator menyampaikan pesan kepada para pahlawan cilik pelindung bumi untuk selalu semangat dalam menjaga bumi dengan menerapkan gaya hidup Kang Pis  Man.








 



Alhamdulillah, pada tanggal 11 November 2020, Founder Bumi Inspirasi mendapat kesempatan untuk berbagi inspirasi secara online  dalam Zoominar Kuliah Umum UIN Ar Raniry – Banda Aceh. Tema kuliah umum adalah Social Enterpreneur untuk Milenial Smart di Masa Pendemi.  Zoominar ini dihadiri oleh lebih dari 100 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, yang terdiri dari mahasiswa, dosen, praktisi, dan berbagai profesi lainnya.

Zoominar dibuka oleh Kaprodi Ekonomi Syariah UIN Ar Raniry , Dr. Nilam Sari, M.A. Dilanjutkan dengan Keynote Speaker oleh Bapak Dr. Zaki Fuad, M.Ag, Dekan FEBI UIN Ar Raniry.  Kemudian moderator Zoominar Bapak Jalaluddin, MA (Ketua Pusat Halal)  memperkenalkan narasumber dalam acara ini, yaitu Isti Kharaini (Founder Bumi Inspirasi) dan Ibu Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP (Rektor Institut Tazkia Bogor dan Pendiri Sakinah Finance).



Alhamdulillah, Founder Bumi Inspirasi berbagi inspirasi mengenai  makna syukur, pentingnya kita “Be Rich” serta berbagi kisah bisnis sukses yang memiliki dampak sosial (Bukalapak, Kopi Tuku, The Local Enabler, Waste4Change). Materi lainnya adalah  pentingnya menyusun impian dan tujuan keuangan, serta berbagi inspirasi tentang pengalaman Bumi Inspirasi bertransformasi dari kegiatan sosial menjadi social enterprise di bidang edukasi. Serta  aktivitas  Bumi Inspirasi  dalam memberikan edukasi baik sebelum pendemi maupun setelah pendemi Cofid 19 untuk mewujudkan keluarga cerdas finansial, ramah lingkungan, dan berakhlak mulia.  Founder Bumi Inspirasi juga berbagi tips bagaimana memulai Social Enterprise untuk pemula dan pentingnya memiliki nilai/value dan etika bisnis dalam mengembangkan bisnis yang memiliki dampak sosial.



Rektor Institut  Tazkia dan Founder Sakinah Finance, Ibu Dr.Murniati Mukhlisin  berbagi inspirasi mengenai pengalamannya dalam melakukan bisnis dan pemberdayaan masyarakat kepada Ibu-Ibu, dan pengalaman anak-anak Ibu Murniati dalam berbinis yang memiliki dampak sosial untuk masyarakat. Ibu Murniati juga memotivasi peserta Zoominar untuk selalu semangat mengembangkan bisnis  yang berdampak kepada masyarakat dengan mencontoh pada Rasulullah dan Sahabat Rasul. Serta selalu semangat untuk mengembangkan social enterprise yang bermanfaat, karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.





Bumi Inspirasi berbagi inspirasi Social Enterprise dalam Zoominar FEBI - UIN Ar-Raniry Banda Aceh

at

 



Alhamdulillah, pada tanggal 11 November 2020, Founder Bumi Inspirasi mendapat kesempatan untuk berbagi inspirasi secara online  dalam Zoominar Kuliah Umum UIN Ar Raniry – Banda Aceh. Tema kuliah umum adalah Social Enterpreneur untuk Milenial Smart di Masa Pendemi.  Zoominar ini dihadiri oleh lebih dari 100 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, yang terdiri dari mahasiswa, dosen, praktisi, dan berbagai profesi lainnya.

Zoominar dibuka oleh Kaprodi Ekonomi Syariah UIN Ar Raniry , Dr. Nilam Sari, M.A. Dilanjutkan dengan Keynote Speaker oleh Bapak Dr. Zaki Fuad, M.Ag, Dekan FEBI UIN Ar Raniry.  Kemudian moderator Zoominar Bapak Jalaluddin, MA (Ketua Pusat Halal)  memperkenalkan narasumber dalam acara ini, yaitu Isti Kharaini (Founder Bumi Inspirasi) dan Ibu Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP (Rektor Institut Tazkia Bogor dan Pendiri Sakinah Finance).



Alhamdulillah, Founder Bumi Inspirasi berbagi inspirasi mengenai  makna syukur, pentingnya kita “Be Rich” serta berbagi kisah bisnis sukses yang memiliki dampak sosial (Bukalapak, Kopi Tuku, The Local Enabler, Waste4Change). Materi lainnya adalah  pentingnya menyusun impian dan tujuan keuangan, serta berbagi inspirasi tentang pengalaman Bumi Inspirasi bertransformasi dari kegiatan sosial menjadi social enterprise di bidang edukasi. Serta  aktivitas  Bumi Inspirasi  dalam memberikan edukasi baik sebelum pendemi maupun setelah pendemi Cofid 19 untuk mewujudkan keluarga cerdas finansial, ramah lingkungan, dan berakhlak mulia.  Founder Bumi Inspirasi juga berbagi tips bagaimana memulai Social Enterprise untuk pemula dan pentingnya memiliki nilai/value dan etika bisnis dalam mengembangkan bisnis yang memiliki dampak sosial.



Rektor Institut  Tazkia dan Founder Sakinah Finance, Ibu Dr.Murniati Mukhlisin  berbagi inspirasi mengenai pengalamannya dalam melakukan bisnis dan pemberdayaan masyarakat kepada Ibu-Ibu, dan pengalaman anak-anak Ibu Murniati dalam berbinis yang memiliki dampak sosial untuk masyarakat. Ibu Murniati juga memotivasi peserta Zoominar untuk selalu semangat mengembangkan bisnis  yang berdampak kepada masyarakat dengan mencontoh pada Rasulullah dan Sahabat Rasul. Serta selalu semangat untuk mengembangkan social enterprise yang bermanfaat, karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.





 


Sejumlah Komunitas dan pemuda yang aktif mengkampanyekan gerakan hidup Zero Waste/LessWaste Kota Bandung secara bersama-sama berkolaborasi pada program yang betajuk “Dari Aku Untuk Bumi” yaitu program webinar yang membahas tentang peran anak muda dalam menerapkan gaya hidup dan bisnis Less waste untuk mejaga Bumi pada hari Rabu 28 Oktober 2020. Kegiatan yang diprakarsai oleh Bumi Inspirasi Learning Center (BILC) ini merupakan sebuah gerakan moral dan wujud kepedulian bersama terhadap lingkungan. Kegiatan ini dilakukan untuk memperingati hari Sumpah Pemuda, sehingga pemateri dan target peserta webinar nya adalah para pemuda.

Kegiatan webinar ini dimulai pada pukul 15.30 WIB. yang dibuka oleh Faiq sebagai Moderator,kemudian diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan teks Sumpah Pemuda. Setelah itu acara dilanjutkan oleh Sambutan dari Teh Isti Khairani selaku founder dari Bumi Inpirasi, selanjutnya ada pemaparan materi dari Georgina (Figure Zero) dan Aeshnina (River Warrior Indonesia) tentang “Kenapa perlu beralih ke zero waste lifestyle?” , selanjutnya ada materi “Tips Zero waste & Business Inspo” yang disampaikan oleh Yezerlin (The Hope Shop) dan Ribka (Bambae marketing division), setelah itu ada materi tentang “Less waste Business” dari Ameera (Bake it Healty). Kemudian dilanjutkan dengan pemateri selanjutnya dari Bumi Inspirasi mengenai “Bank Sampah dan tips agar Bank Sampah tetap langgeng dan berjalan dengan baik?” yang di sampaikan oleh Andrian Sebagai Ketua Bumi Inspirasi dan Lukman sebagai Humas Bumi Inspirasi. webinar sumpah pemuda dengan tema “Dari Aku Untuk Bumi” kali ini lebih menerapkan bagaimana cara less waste. 





Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta webinar dan donasi yang dititipkan InSyaa Allah akan digunakan untuk kegiatan urban farming di roof top Bumi Inspirasi dan Community Garden di sekitar Bumi Inspirasi. Kegiatan ini melibatkan little farmer anak-anak Gerakan Magrib Mengaji Masjid At-Taqwa yang berkebun bersama di hari Jumat pagi. Donasi tersebut digunakan untuk pembelian bibit sayuran seperti kaley,selada,terong,tomat,dan tanaman lainnya. Selain itu donasi digunakan untuk operasional kegiatan edukasi kelola sampah serta membeli perlengkapan berkebun dan mengelola sampah organic seperti pot, sekop, media tanam,dan perlengkapan lainnya.



                                                                            Lukman Nul hakim 










 

Sumpah Pemuda "Dari Aku untuk Bumi" (Urban Farming)

at

 


Sejumlah Komunitas dan pemuda yang aktif mengkampanyekan gerakan hidup Zero Waste/LessWaste Kota Bandung secara bersama-sama berkolaborasi pada program yang betajuk “Dari Aku Untuk Bumi” yaitu program webinar yang membahas tentang peran anak muda dalam menerapkan gaya hidup dan bisnis Less waste untuk mejaga Bumi pada hari Rabu 28 Oktober 2020. Kegiatan yang diprakarsai oleh Bumi Inspirasi Learning Center (BILC) ini merupakan sebuah gerakan moral dan wujud kepedulian bersama terhadap lingkungan. Kegiatan ini dilakukan untuk memperingati hari Sumpah Pemuda, sehingga pemateri dan target peserta webinar nya adalah para pemuda.

Kegiatan webinar ini dimulai pada pukul 15.30 WIB. yang dibuka oleh Faiq sebagai Moderator,kemudian diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan teks Sumpah Pemuda. Setelah itu acara dilanjutkan oleh Sambutan dari Teh Isti Khairani selaku founder dari Bumi Inpirasi, selanjutnya ada pemaparan materi dari Georgina (Figure Zero) dan Aeshnina (River Warrior Indonesia) tentang “Kenapa perlu beralih ke zero waste lifestyle?” , selanjutnya ada materi “Tips Zero waste & Business Inspo” yang disampaikan oleh Yezerlin (The Hope Shop) dan Ribka (Bambae marketing division), setelah itu ada materi tentang “Less waste Business” dari Ameera (Bake it Healty). Kemudian dilanjutkan dengan pemateri selanjutnya dari Bumi Inspirasi mengenai “Bank Sampah dan tips agar Bank Sampah tetap langgeng dan berjalan dengan baik?” yang di sampaikan oleh Andrian Sebagai Ketua Bumi Inspirasi dan Lukman sebagai Humas Bumi Inspirasi. webinar sumpah pemuda dengan tema “Dari Aku Untuk Bumi” kali ini lebih menerapkan bagaimana cara less waste. 





Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta webinar dan donasi yang dititipkan InSyaa Allah akan digunakan untuk kegiatan urban farming di roof top Bumi Inspirasi dan Community Garden di sekitar Bumi Inspirasi. Kegiatan ini melibatkan little farmer anak-anak Gerakan Magrib Mengaji Masjid At-Taqwa yang berkebun bersama di hari Jumat pagi. Donasi tersebut digunakan untuk pembelian bibit sayuran seperti kaley,selada,terong,tomat,dan tanaman lainnya. Selain itu donasi digunakan untuk operasional kegiatan edukasi kelola sampah serta membeli perlengkapan berkebun dan mengelola sampah organic seperti pot, sekop, media tanam,dan perlengkapan lainnya.



                                                                            Lukman Nul hakim 










 



Halo sahabat Bumi Inspirasi! Webinar Bank Sampah Bumi Inspirasi kali ini hadir dengan tema “Kelola Bank Sampah di Era Digital” yang diadakan pada 16.00-17.30 WIB tanggal 22 September 2020. Dengan menghadirkan narasumber dari para pengurus Bank Sampah Bumi Inspirasi yaitu, Isti Khairani founder Bumi Inspirasi Learning Center. Andrian Ketua Bank Sampah Bumi Inspirasi. Lukman Humas Bank Sampah Bumi Inspirasi, dan Siti Divisi Operasional Bank Sampah Bumi Inspirasi yang dibimbing oleh moderator Saras, volunteer Bumi Inspirasi. 


Webinar ini dihadiri oleh Pak Krinda Hamidipradja, S.H., M.Si, selaku Camat Coblong yang memberi sambutan dan membuka acara Webinar Bank Sampah “Kelola Bank Sampah di Era Digital”, dengan jumlah 26 partisipan yang antusias pada webinar Bank Sampah Bumi Inspirasi. 


    Webinar diawali dengan sambutan oleh Pak Krinda, menjelaskan mengenai manfaat dari Bank Sampah Bumi Inspirasi, baik dari segi ekonomi maupun lingkungan. Pencapaian yang didapatkan oleh nasabah Bank Sampah Bumi Inspirasi, salah satunya terdapat warga Coblong yang dapat membeli kendaraan roda 2 dari hasil menabung sampah. Diharapkan masyarakat dapat lebih sadar pada sampah khusunya rumah tangga, untuk dapat memilah kemudian menjadikannya kompos maupun daur ulang. Perlunya kesadaran masyarakat akan sampah agar permasalahan lingkungan khusunya sampah dapat berkurang dan semakin banyak masyarakat yang teredukasi pada sampah serta memiliki minat tinggi pada Bank Sampah. Kemudian narasumber pertama Isti Khairani menjelaskan latar belakang berdirinya Bumi Inspirasi Learning Center yang dimulai dari tahun 2012 hingaa saat ini. Awal mula kehadiran Bank Sampah Bumi Inspirasi karena adanya permasalahan di lingkungan sekitar Jl. Cisitu Indah VI No.188, Dago, Coblong, Bandung. Memulai dengan belajar pada Bank Sampah Wargi Manglayang karena pada saat itu merupakan Bank Sampah terbaik di Kota Bandung. Bank Sampah Bumi Inspirasi memiliki tujuan, untuk mengurangi sampah agar dapat membantu isu ekonomi dan sampah memiliki nilai secara ekonomis. Untuk memulai Bank Sampah tidak perlu modal uang, yang diperlukan ialah tim (minimal 3 orang) untuk membangun sistem, kedisiplinan dan kepercayaan, ilmu serta tempat untuk operasional Bank Sampah. Tentunya untuk membangun Bank Sampah terdapat tantangan yang akan dihadapi, seperti bagaimana membangun tim yang disiplin dan kompak, membangun kepercayaan nasabah Bank Sampah dan membangun sistem Bank Sampah.

        Penjelasan Bank Sampah secara teknis oleh Siti Divisi Operasioal Bank Sampah Bumi Inspirasi. Bank Sampah dapat menjadi alat rekayasa sosial agar terbentuk tatanan masyarakat yang dapat melakukan pengelolaan sampah dengan baik. Mekanisme Bank Sampah dimulai dari sampah yang sudah dipilah oleh nasabah, kemudian dilakukan penimbangan lalu penjualan sampah pada pengepul dan yang terakhir proses administrasi oleh petugas Bank Sampah. Klasifikasi jenis sampah yaitu terdapat sampah plastik, logam, kertas dan kaleng. Jenis sampah plastik pun beragam, pet bersih, pet kotor, cup bersih, cup kotor, pet warna, blowing, blowing warna, mountea, LD, kristal, paralon, ember campur, galon, kerasan dan cangbel. Sedangkan untuk sampah jenis kertas, arsip putih, sede, majalah, duplek, kardus, kertas semen dan koran. Kemudian untuk sampah jenis logam, besi, besi 2, kaleng, aluminium, panci dan tembaga. Sampah jenis beling atau kaca yang diterima Bank Sampah dalam bentuk kaca secara utuh.

        Andrian ketua Bank Sampah Bumi Inspirasi mendeskripsikan Bank Sampah Bumi Inspirasi, lokasi Bank Sampah Bumi Inspirasi berada di RW 04 Jl. Cisitu Indah VI Bandung, dengan pengurus anak-anak muda dari RW 04 Cisitu Indah VI Bandung. Bank Sampah Bumi Inspirasi buka setiap hari minggu dengan jam operasional 12.30-14.30 WIB. Jumlah nasabah Bank Sampah Bumi Inspirasi 360, dan total sampah yang terjual setiap penjualan 600kg-1,2 ton. Nasabah Bank Sampah Bumi Inspirasi diberikan penjelasan terkait, jenis sampah yang diterima, harga setiap jenis sampah, kondisi sampah yang diterima, cara pengemasan sampah, teknis pengangkutan, penimbangan, sistem administrasi, bagi hasil dan teknis pencairan tabungan. Administrasi dilakukan secara manual menggunakan buku tabungan dengan prosedur penginputan data. Standarisasi sistem Bank Sampah, dimulai dari sampah yang sudah dipilah dari rumah menggunakan karung maupun plastik untuk pengumpulan sampah, pengurus Bank Sampah menyepakati jadwal pengumpulan, membuat sistem pencatatan dan melakukan kerjasama dengan pengepul serta kesepakatan jadwal pengambilan sampah. Untuk musyawarah secara operasional dapat dimulai dengan membuat nama dan menetapkan lokasi Bank Sampah, memilih pengepul yang amanah, melakukan pengelompokan sampah yang dapat disetor, berat minimum sampah, jadwal penyetoran dan pengangkutan sampah serta jangka waktu penarikan tabungan. Kemudian pendirian sistem Bank Sampah dapat dilanjutkan dengan melakukan sosialisasi awal kepada masyarakat, memberikan pelatihan teknis, pelaksanaan sistem Bank Sampah, melakukan evaluasi dan pengembangan Bank Sampah.
    
        Faktor Bank Sampah Bumi Inspirasi mampu hadir untuk masyarakat dari tahun 2012 hingga saat ini dijelaskan oleh Lukman Humas Bank Sampah Bumi Inspirasi. Terdapat faktor internal berupa loyalitas, keikhlasan, tanggung jawab, kesamaan visi dan misi, memiliki rasa keinginantahuan yang tinggi. Faktor eksternal juga mendukung keberlangsungan Bank Sampah Bumi Inspirasi, seperti takdir dari Allah SWT, dukungan berbagai pihak: founder, nasabah, masyarakat, komunitas dan lingkungan yang baik. Bank Sampah Bumi Inspirasi mengadakan “Inspiring Tour Bumi Inspirasi Goes to Yogyakarta”, melaksanakan ­event, pelatihan anggota, dan edukasi, hal tersebut dilakukan untuk menciptakan hubungan secara emosional di dalam Bank Sampah Bumi Inspirasi. Bank Sampah dapat bertahan lama apabila adanya kemauan dari setiap pengurus, dukungan dari pihak luar, suasana yang nyaman, pemberian fasilitas dalam mendukung passion dan adanya regenerasi kepengurusan Bank Sampah.

        Pada sesi tanya jawab yang diajukan oleh peserta dari Nusa Tenggara Barat, Bank Sampah di Kota Bogor dan daerah lainnya, berikut simpulan dari sesi tanya jawab:

        ·         Bank Sampah Bumi Inspirasi pernah mengikuti pelatihan membuat kerajinan dari daur ulang sampah, namun saat ini belum dipasarkan karena fokus dari Bank Sampah Bumi Inspirasi telah berubah menjadi social entrepreneurship,  Bank Sampah Bumi Inspirasi fokus pada hal edukasi.
       ·      Serta untuk digitalisasi Bank Sampah Bumi Inspirasi menggunakan sosial media, melalui zoom meeting maupun google meet
        ·         Terkait penjualan sampah selama Covid-19, Bank Sampah Bumi Inspirasi menjual pada Bank Sampah Resik Bandung.
       ·       Mesin pencacah di Bank Sampah Bumi Inspirasi belum tersedia, dikarenakan harga yang cukup mahal.
    ·         Penjualan sampah diakukan lewat pengepul atau pabrik. Penurunan harga  terdapat dari pengepul, untuk harga saat ini kurang bagus karena beberapa pabrik tidak beroperasional sehingga terdapat kendala di harga.
    ·         Tidak perlu khawatir terhadap pengepul karena nanti ketika sampah sudah banyak maka pengepul akan bersedia untuk mengambilnya.
      ·         Inspiring tour yang dilakukan Bank Sampah Bumi Inspirasi melalui pengumpulan dana dengan mengadakan event, seperti Guardians of The Galaxy Tour. Dalam hal ini tidak menggunakan dana operasional Bank Sampah Bumi Inspirasi. Pada saat melakukan inspiring tour Bank Sampah Bumi Inspirasi turut mengedukasi mengenai sampah, seperti sampah yang terdapat di pantai.

        Kesimpulan dari Webinar Bank Sampah yang telah dilakukan oleh Bank Sampah Bumi Inspirasi, untuk membangun Bank Sampah dilingkungan sekitar kita tidak perlu ragu, seperti yang sudah dijelaskan di atas oleh para narasumber dari Bank Sampah Bumi Inspirasi bagaimana tahapan-tahapan dalam membangun Bank Sampah dengan baik agar dapat bertahan lama dilingkungan masyarakat.  


Webinar Bank Sampah “Kelola Bank Sampah di Era Digital”

at


Halo sahabat Bumi Inspirasi! Webinar Bank Sampah Bumi Inspirasi kali ini hadir dengan tema “Kelola Bank Sampah di Era Digital” yang diadakan pada 16.00-17.30 WIB tanggal 22 September 2020. Dengan menghadirkan narasumber dari para pengurus Bank Sampah Bumi Inspirasi yaitu, Isti Khairani founder Bumi Inspirasi Learning Center. Andrian Ketua Bank Sampah Bumi Inspirasi. Lukman Humas Bank Sampah Bumi Inspirasi, dan Siti Divisi Operasional Bank Sampah Bumi Inspirasi yang dibimbing oleh moderator Saras, volunteer Bumi Inspirasi. 


Webinar ini dihadiri oleh Pak Krinda Hamidipradja, S.H., M.Si, selaku Camat Coblong yang memberi sambutan dan membuka acara Webinar Bank Sampah “Kelola Bank Sampah di Era Digital”, dengan jumlah 26 partisipan yang antusias pada webinar Bank Sampah Bumi Inspirasi. 


    Webinar diawali dengan sambutan oleh Pak Krinda, menjelaskan mengenai manfaat dari Bank Sampah Bumi Inspirasi, baik dari segi ekonomi maupun lingkungan. Pencapaian yang didapatkan oleh nasabah Bank Sampah Bumi Inspirasi, salah satunya terdapat warga Coblong yang dapat membeli kendaraan roda 2 dari hasil menabung sampah. Diharapkan masyarakat dapat lebih sadar pada sampah khusunya rumah tangga, untuk dapat memilah kemudian menjadikannya kompos maupun daur ulang. Perlunya kesadaran masyarakat akan sampah agar permasalahan lingkungan khusunya sampah dapat berkurang dan semakin banyak masyarakat yang teredukasi pada sampah serta memiliki minat tinggi pada Bank Sampah. Kemudian narasumber pertama Isti Khairani menjelaskan latar belakang berdirinya Bumi Inspirasi Learning Center yang dimulai dari tahun 2012 hingaa saat ini. Awal mula kehadiran Bank Sampah Bumi Inspirasi karena adanya permasalahan di lingkungan sekitar Jl. Cisitu Indah VI No.188, Dago, Coblong, Bandung. Memulai dengan belajar pada Bank Sampah Wargi Manglayang karena pada saat itu merupakan Bank Sampah terbaik di Kota Bandung. Bank Sampah Bumi Inspirasi memiliki tujuan, untuk mengurangi sampah agar dapat membantu isu ekonomi dan sampah memiliki nilai secara ekonomis. Untuk memulai Bank Sampah tidak perlu modal uang, yang diperlukan ialah tim (minimal 3 orang) untuk membangun sistem, kedisiplinan dan kepercayaan, ilmu serta tempat untuk operasional Bank Sampah. Tentunya untuk membangun Bank Sampah terdapat tantangan yang akan dihadapi, seperti bagaimana membangun tim yang disiplin dan kompak, membangun kepercayaan nasabah Bank Sampah dan membangun sistem Bank Sampah.

        Penjelasan Bank Sampah secara teknis oleh Siti Divisi Operasioal Bank Sampah Bumi Inspirasi. Bank Sampah dapat menjadi alat rekayasa sosial agar terbentuk tatanan masyarakat yang dapat melakukan pengelolaan sampah dengan baik. Mekanisme Bank Sampah dimulai dari sampah yang sudah dipilah oleh nasabah, kemudian dilakukan penimbangan lalu penjualan sampah pada pengepul dan yang terakhir proses administrasi oleh petugas Bank Sampah. Klasifikasi jenis sampah yaitu terdapat sampah plastik, logam, kertas dan kaleng. Jenis sampah plastik pun beragam, pet bersih, pet kotor, cup bersih, cup kotor, pet warna, blowing, blowing warna, mountea, LD, kristal, paralon, ember campur, galon, kerasan dan cangbel. Sedangkan untuk sampah jenis kertas, arsip putih, sede, majalah, duplek, kardus, kertas semen dan koran. Kemudian untuk sampah jenis logam, besi, besi 2, kaleng, aluminium, panci dan tembaga. Sampah jenis beling atau kaca yang diterima Bank Sampah dalam bentuk kaca secara utuh.

        Andrian ketua Bank Sampah Bumi Inspirasi mendeskripsikan Bank Sampah Bumi Inspirasi, lokasi Bank Sampah Bumi Inspirasi berada di RW 04 Jl. Cisitu Indah VI Bandung, dengan pengurus anak-anak muda dari RW 04 Cisitu Indah VI Bandung. Bank Sampah Bumi Inspirasi buka setiap hari minggu dengan jam operasional 12.30-14.30 WIB. Jumlah nasabah Bank Sampah Bumi Inspirasi 360, dan total sampah yang terjual setiap penjualan 600kg-1,2 ton. Nasabah Bank Sampah Bumi Inspirasi diberikan penjelasan terkait, jenis sampah yang diterima, harga setiap jenis sampah, kondisi sampah yang diterima, cara pengemasan sampah, teknis pengangkutan, penimbangan, sistem administrasi, bagi hasil dan teknis pencairan tabungan. Administrasi dilakukan secara manual menggunakan buku tabungan dengan prosedur penginputan data. Standarisasi sistem Bank Sampah, dimulai dari sampah yang sudah dipilah dari rumah menggunakan karung maupun plastik untuk pengumpulan sampah, pengurus Bank Sampah menyepakati jadwal pengumpulan, membuat sistem pencatatan dan melakukan kerjasama dengan pengepul serta kesepakatan jadwal pengambilan sampah. Untuk musyawarah secara operasional dapat dimulai dengan membuat nama dan menetapkan lokasi Bank Sampah, memilih pengepul yang amanah, melakukan pengelompokan sampah yang dapat disetor, berat minimum sampah, jadwal penyetoran dan pengangkutan sampah serta jangka waktu penarikan tabungan. Kemudian pendirian sistem Bank Sampah dapat dilanjutkan dengan melakukan sosialisasi awal kepada masyarakat, memberikan pelatihan teknis, pelaksanaan sistem Bank Sampah, melakukan evaluasi dan pengembangan Bank Sampah.
    
        Faktor Bank Sampah Bumi Inspirasi mampu hadir untuk masyarakat dari tahun 2012 hingga saat ini dijelaskan oleh Lukman Humas Bank Sampah Bumi Inspirasi. Terdapat faktor internal berupa loyalitas, keikhlasan, tanggung jawab, kesamaan visi dan misi, memiliki rasa keinginantahuan yang tinggi. Faktor eksternal juga mendukung keberlangsungan Bank Sampah Bumi Inspirasi, seperti takdir dari Allah SWT, dukungan berbagai pihak: founder, nasabah, masyarakat, komunitas dan lingkungan yang baik. Bank Sampah Bumi Inspirasi mengadakan “Inspiring Tour Bumi Inspirasi Goes to Yogyakarta”, melaksanakan ­event, pelatihan anggota, dan edukasi, hal tersebut dilakukan untuk menciptakan hubungan secara emosional di dalam Bank Sampah Bumi Inspirasi. Bank Sampah dapat bertahan lama apabila adanya kemauan dari setiap pengurus, dukungan dari pihak luar, suasana yang nyaman, pemberian fasilitas dalam mendukung passion dan adanya regenerasi kepengurusan Bank Sampah.

        Pada sesi tanya jawab yang diajukan oleh peserta dari Nusa Tenggara Barat, Bank Sampah di Kota Bogor dan daerah lainnya, berikut simpulan dari sesi tanya jawab:

        ·         Bank Sampah Bumi Inspirasi pernah mengikuti pelatihan membuat kerajinan dari daur ulang sampah, namun saat ini belum dipasarkan karena fokus dari Bank Sampah Bumi Inspirasi telah berubah menjadi social entrepreneurship,  Bank Sampah Bumi Inspirasi fokus pada hal edukasi.
       ·      Serta untuk digitalisasi Bank Sampah Bumi Inspirasi menggunakan sosial media, melalui zoom meeting maupun google meet
        ·         Terkait penjualan sampah selama Covid-19, Bank Sampah Bumi Inspirasi menjual pada Bank Sampah Resik Bandung.
       ·       Mesin pencacah di Bank Sampah Bumi Inspirasi belum tersedia, dikarenakan harga yang cukup mahal.
    ·         Penjualan sampah diakukan lewat pengepul atau pabrik. Penurunan harga  terdapat dari pengepul, untuk harga saat ini kurang bagus karena beberapa pabrik tidak beroperasional sehingga terdapat kendala di harga.
    ·         Tidak perlu khawatir terhadap pengepul karena nanti ketika sampah sudah banyak maka pengepul akan bersedia untuk mengambilnya.
      ·         Inspiring tour yang dilakukan Bank Sampah Bumi Inspirasi melalui pengumpulan dana dengan mengadakan event, seperti Guardians of The Galaxy Tour. Dalam hal ini tidak menggunakan dana operasional Bank Sampah Bumi Inspirasi. Pada saat melakukan inspiring tour Bank Sampah Bumi Inspirasi turut mengedukasi mengenai sampah, seperti sampah yang terdapat di pantai.

        Kesimpulan dari Webinar Bank Sampah yang telah dilakukan oleh Bank Sampah Bumi Inspirasi, untuk membangun Bank Sampah dilingkungan sekitar kita tidak perlu ragu, seperti yang sudah dijelaskan di atas oleh para narasumber dari Bank Sampah Bumi Inspirasi bagaimana tahapan-tahapan dalam membangun Bank Sampah dengan baik agar dapat bertahan lama dilingkungan masyarakat.  


 Bismillah.

Asslamau’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh Sahabat Bumins.

Pada hari Sabtu, 19 September 2020 lalu, Bumi Inspirasi mengadakan events khusus untuk orang tua. Sesuai dengan judulnya, sesi ini berbincang mengenai inspirasi bagi orang tua untuk belajar dan menciptakan lingkungan/habit minim sampah di rumah.


Berikut saya jabarkan poin-poin penting dari webinar Inspiring Talk for Parents.

1.   Teh Isti 

Teh Isti merupakan founder Bumi Inspirasi

“It Takes Village to Raise a Child”.

Setiap orang menghasilkan 0.5-0.7 Kg/hari, yang mana 50-60% sampah tersebut adalah sampah organik serta 40-50% diantaranya berasal dari rumah tangga. Dari data ini kita sebagai keluarga perlu menjadi satu tim untuk dapat sukses menjadi keluarga minim sampah. Di Bandung sendiri ada jargon khusus yang menjadi kargon gerakan minim sampah, yaitu kang PisMan (Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan).Kang PisMan ini tentu beragam bentuk aplikasinya, tinggal kita pilih apa yang paling mungkin kita segara lakukan. Berikut adalah adalah bentuk aplikasinya ala Teh Isti :

a.    Inspirasi Bermain Minim Sampah

·         Membuat café di rumah, jadi tidak perlu keluar untuk sekedar jajan yang sangat mungkin untuk mengasilkan sampah kemasan yang banyak.

·         Making Everyday Earth Day. Kelola sampah organik, berkebun, embuat biopori, membuat kompos, dan bermain menyayangi hewan.

·         Recycling Is Fun. Membuat kerajian dari barang bekas, atau membuat ecobrick.

b.   Inspirasi Berpetualang Minim Sampah

·         Berkunjung ke Bank Sampah

·         Berpetualang ke taman kota dengan membawa selalu Green Kit : Tumblr, Misting, Kantong Kain.

Terakhir, Teh Isti memberikan tips untuk memulai dan istiqomah membangun keluarga minim sampah, tipsnya adalah :

·         - Komitmen untuk selalu minim sampah,

·         - Ayah jadi role model,

·         - Keluarga adalah team yang harus kompak,

·         - Pilah Sampah dari rumah,

·         - BBM (Bawa bekal Minum, Bawa Bekal Makan dan Misting).

2.   Bunda Mita dan Arya

Ada  kisah inspiratif dari Arya, dia masih 9 tahun, sudah punya perpustakaan bernama Rumah Baca Attarya. Rumah Baca ini bermula karena buku-buku Arya yang banyak, dan sang Ibu ingin buku-bukunya bermanfaat bagi banyak orang.

Di keluarga ini terdapat peraturan yaitu pembagian kerja. Ini diatur menggunakan media Roulette yang di bagian-bagain roulette nya terdapat unit-unit pekerjaan rumah tangga. Ada tugas mengepel lantai, pilah sampah, dll. Roulette ini diputar setiap dua minggu sekali, jadi setiap anggota keluarga akan menjalankan tugas yang berbeda-beda.

Selanjutnya Arya menjelaskan caranya memilah sampah, pertama sampah anorganik dicuci kemudian dikeringkan, setelahnya dimasukkan ke tampat sampah terpilah. Arya membagikan tips agar tetap hemat ruang saat menyimpan sampah, yaitu dengan cara sampah kemasan kecil dimasukkan ke sampah kemasan besar. Setalh itu sampah-sampah di packing dan setelahnya ditabung ke bank sampah.

Bunda Mita dan Arya serta keluarga kompak untuk mencegah memproduksi sampah di rumahnya. Caranya adalah sebagai berikut :

·         Membawa wadah jika ingin membeli sesuatu agar tidak menggunakan plastic sebagai kemasannya,

·         Membawa kantung kain agar tidak menggunakan kresek,

·         menahan diri agar tidak jajan jika tidak membaawa wadah sendiri,

·         jika membeli makanan berkemasan, beli yang kemasan besar, bukan yang kemasannya kecil-kecil,

·         jika anggota keluarga membeli makanan/barang berkemasan yang harus dipilah, sampah dipilah oleh anggota keluarga yang membeli makanan/barang tersebut.

Terakhir, Arya berpesan “pilah sampah dari sekarang, karena penting untuk masa depan”.

3.   Bunda Yuli dan Aisha

Perjalanan minim sampah keluarga ini dimulai dari sebuah buku yang Aisha baca, judul bukunya Es Krim Sampah. Dari situ, Aisha dan Bunda kompak untuk memulai hidup minim sapah sebagai tim. Sampah yang dihasikan tetntu dipilah. Jika sampah organic diolah menjadi  kompos yang dimasukkan ke dalam tabung Washima atau menajdi pakan ternak kelinci dan ayam. Jika sampah anorganik, Bunda dan Aisha memilah sesuai jenis atau sedekah sampah kepada orang yang membutuhkan. Aisha berpesan begini di akhir sesi “Kalau sampahnya ga dipilah, sampahnya akan jadi monster”.

Sebagai penutup, saya akan menuliskan perkataan dari salah satu bunda yang mengikuti sesi ini “Kalau kita tidak memilah sampah, pasti ada efek psikologisnya untuk kita”.

Sekian resume dari saya, harapannya semoga kita terus berproses menjadi agen pelindung bumi. Dan tetap ingat, menjadi pribadi yang less-waste adalah bukan suatu tujuan, tapi proses.

Wassalamu’alaykum Warahmmatullah Wabarakatuh.

 

 

Santika Afriyanti




"Inspiring talk For Parents" Bumi Inspirasi

at

 Bismillah.

Asslamau’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh Sahabat Bumins.

Pada hari Sabtu, 19 September 2020 lalu, Bumi Inspirasi mengadakan events khusus untuk orang tua. Sesuai dengan judulnya, sesi ini berbincang mengenai inspirasi bagi orang tua untuk belajar dan menciptakan lingkungan/habit minim sampah di rumah.


Berikut saya jabarkan poin-poin penting dari webinar Inspiring Talk for Parents.

1.   Teh Isti 

Teh Isti merupakan founder Bumi Inspirasi

“It Takes Village to Raise a Child”.

Setiap orang menghasilkan 0.5-0.7 Kg/hari, yang mana 50-60% sampah tersebut adalah sampah organik serta 40-50% diantaranya berasal dari rumah tangga. Dari data ini kita sebagai keluarga perlu menjadi satu tim untuk dapat sukses menjadi keluarga minim sampah. Di Bandung sendiri ada jargon khusus yang menjadi kargon gerakan minim sampah, yaitu kang PisMan (Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan).Kang PisMan ini tentu beragam bentuk aplikasinya, tinggal kita pilih apa yang paling mungkin kita segara lakukan. Berikut adalah adalah bentuk aplikasinya ala Teh Isti :

a.    Inspirasi Bermain Minim Sampah

·         Membuat café di rumah, jadi tidak perlu keluar untuk sekedar jajan yang sangat mungkin untuk mengasilkan sampah kemasan yang banyak.

·         Making Everyday Earth Day. Kelola sampah organik, berkebun, embuat biopori, membuat kompos, dan bermain menyayangi hewan.

·         Recycling Is Fun. Membuat kerajian dari barang bekas, atau membuat ecobrick.

b.   Inspirasi Berpetualang Minim Sampah

·         Berkunjung ke Bank Sampah

·         Berpetualang ke taman kota dengan membawa selalu Green Kit : Tumblr, Misting, Kantong Kain.

Terakhir, Teh Isti memberikan tips untuk memulai dan istiqomah membangun keluarga minim sampah, tipsnya adalah :

·         - Komitmen untuk selalu minim sampah,

·         - Ayah jadi role model,

·         - Keluarga adalah team yang harus kompak,

·         - Pilah Sampah dari rumah,

·         - BBM (Bawa bekal Minum, Bawa Bekal Makan dan Misting).

2.   Bunda Mita dan Arya

Ada  kisah inspiratif dari Arya, dia masih 9 tahun, sudah punya perpustakaan bernama Rumah Baca Attarya. Rumah Baca ini bermula karena buku-buku Arya yang banyak, dan sang Ibu ingin buku-bukunya bermanfaat bagi banyak orang.

Di keluarga ini terdapat peraturan yaitu pembagian kerja. Ini diatur menggunakan media Roulette yang di bagian-bagain roulette nya terdapat unit-unit pekerjaan rumah tangga. Ada tugas mengepel lantai, pilah sampah, dll. Roulette ini diputar setiap dua minggu sekali, jadi setiap anggota keluarga akan menjalankan tugas yang berbeda-beda.

Selanjutnya Arya menjelaskan caranya memilah sampah, pertama sampah anorganik dicuci kemudian dikeringkan, setelahnya dimasukkan ke tampat sampah terpilah. Arya membagikan tips agar tetap hemat ruang saat menyimpan sampah, yaitu dengan cara sampah kemasan kecil dimasukkan ke sampah kemasan besar. Setalh itu sampah-sampah di packing dan setelahnya ditabung ke bank sampah.

Bunda Mita dan Arya serta keluarga kompak untuk mencegah memproduksi sampah di rumahnya. Caranya adalah sebagai berikut :

·         Membawa wadah jika ingin membeli sesuatu agar tidak menggunakan plastic sebagai kemasannya,

·         Membawa kantung kain agar tidak menggunakan kresek,

·         menahan diri agar tidak jajan jika tidak membaawa wadah sendiri,

·         jika membeli makanan berkemasan, beli yang kemasan besar, bukan yang kemasannya kecil-kecil,

·         jika anggota keluarga membeli makanan/barang berkemasan yang harus dipilah, sampah dipilah oleh anggota keluarga yang membeli makanan/barang tersebut.

Terakhir, Arya berpesan “pilah sampah dari sekarang, karena penting untuk masa depan”.

3.   Bunda Yuli dan Aisha

Perjalanan minim sampah keluarga ini dimulai dari sebuah buku yang Aisha baca, judul bukunya Es Krim Sampah. Dari situ, Aisha dan Bunda kompak untuk memulai hidup minim sapah sebagai tim. Sampah yang dihasikan tetntu dipilah. Jika sampah organic diolah menjadi  kompos yang dimasukkan ke dalam tabung Washima atau menajdi pakan ternak kelinci dan ayam. Jika sampah anorganik, Bunda dan Aisha memilah sesuai jenis atau sedekah sampah kepada orang yang membutuhkan. Aisha berpesan begini di akhir sesi “Kalau sampahnya ga dipilah, sampahnya akan jadi monster”.

Sebagai penutup, saya akan menuliskan perkataan dari salah satu bunda yang mengikuti sesi ini “Kalau kita tidak memilah sampah, pasti ada efek psikologisnya untuk kita”.

Sekian resume dari saya, harapannya semoga kita terus berproses menjadi agen pelindung bumi. Dan tetap ingat, menjadi pribadi yang less-waste adalah bukan suatu tujuan, tapi proses.

Wassalamu’alaykum Warahmmatullah Wabarakatuh.

 

 

Santika Afriyanti




 

“ Superhero Cilik Pelindung Bumi Inspirasi Anak Untuk Indonesia Bebas Sampah”

 

Assalamualaikum.Wr.Wb

Hai Sahabat Bumins!!

Gimana nih kabar sahabat bumins? Semoga kita semua diberikan kesehatan dan keberkahan dalam menjalankan aktivitas kita sehari-hari yaa.Alhamdulilah program yang dilaksanakan oleh bumins yang bertemakan “Ada Apa Dengan Sampah?” telah dilaksanakan pada hari minggu tanggal 6 september 2020 pukul 09.00 -10.20 wib yang dimana kegiatan ini diikuti oleh 4 orang panitia dari bank sampah bumi inspirasi dan peserta yang berjumlah 20 orang dari beberapa daerah.Kegiatan ini dilakukan dirumah melalui via zoom.

Sahabat bumins, sudah mengurangi penggunaan sampah plastik belum ya? Semoga sahabat semua sudah mengurangi penggunaan sampah plastik yaa, soalnya kalau kita belum bisa mengurangi penggunaan sampah plastik nanti bumi ini akan terkena dampak negatifnya. Sebagai contohnya air dilautan air nya sudah terkontaminasi dengan sampah sehingga air tidak bersih dan hewan-hewan yang ada didalam laut pun sakit dan mati diakibatkan sampah yang menyangkut dalam tubuhnya atau termakan oleh hewan itu. Dengan diadakannya webinar “Superhero Cilik Pelindung Bumi Inspirasi Anak Untuk Indonesia Bebas Sampah” bertujuan untuk mengajak teman-teman semua peduli kepada sampah dan mengurangi penggunaan sampah sejak dini. 

Di kegiatan minggu pertama bersama dengan narasumber hebat bernama Nina dan Fara. Nina adalah seorang pahlawan cilik dari Gresik sang pemberani menolak sampah ekspor dari Amerika,Kanada, Jerman dan Australia dan sang pahlawan yang menyelamatkan sungai brantas dari sampah plastik. Nina adalah sang pemberani cilik yang pernah mengirim surat dengan menggunakan bahasa inggris kepada duta besar Jerman di Jakarta dikediaman duta besar Jerman.

Isi dari surat yang Nina berikan yaitu meminta agar pengirim sampah ini tidak mengirim sampah kembali ke Indonesia dan Nina ingin mereka membersihkan tumpukan-tumpukan sampah plastik impor yang ada didesa kecil sekitarnya, yang dimana sampah tersebut dibakar dan dibuang ke sungai sehingga mencemari lingkungan sekitar. Sampah impor tersebut dijual kepada warga sekitar desa-desa kecil. Dan warga sekitar memisahkan sampah yang bisa didaur dan tidak bisa didaur ulang. Sampah yang bisa didaur ulang dijual kepabrik daur ulang plastik. Hasil air dari pencucian sampah pabrik tersebut dibuang kesungai, akibatnya air sungai terkontaminasi micro plastik sehingga air yang sudah terkontaminasi tersebut menyerap kepada palutan-palutan yang ada disungai. Sepeti pestisida, limbah cair dan logam berat. Ikan hidup dengan makan remah-remah daun seperti micro plastik. Karena ikan tidak bisa membedakan mana makanan dan bukan makanan maka ikan itu memakan apa saja yang dia temukan. Dan ketika ikan itu dimakan oleh manusia maka polutan-polutan yang ada dimicro plastik itu akan menyebar didalam tubuh manusia dan akan mengakibatkan penyakit. Sampah dari hasil impor oleh warga dibakar untuk dijadikan sebagai bahan bakar pembuatan tahu dan asap nya melepas gas bebahaya dan beracun yang bernama bioksin. Jika gas itu dihirup oleh manusia akan menyebabkan kanker, gangguan otak dan paru-paru basah. Alasan Nina mengirimkan surat tersebut dikarenakan merasa jengkel karena desa-desa kecil didekat rumahnya menjadi tempat pembuangan sampah plastik impor dan mencemari lingkungan disekitarnya. Dan seharusnya sampah dari hasil suatu negara yang maju harus bertanggungjawab kepada hasil sampahnya sendiri. Maka dari itu dengan masalah yang ada dan dialami maka Nina mengirimkan surat. Pesan yang disampaikan Nina kalau mau beli minuman harus memakai tumbler dan kalau mau jajan diluar harus memakai misting sndiri. Dan kita sebagai superhero pelindung bumi harus mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai.













Selain ada Nina sebagai pembicara didalam kegiatan webinar ada juga Fara dari Bandung sang penulis cilik yang menginspirasi melalui karya komiknya untuk melindungi bumi. Fara berkeinginan membuat komik inspirasi karena Fara gemar menggambar dan membaca komik. Komik yang ditulis dan digambar Fara bersama teman-teman Komik Inspirasi berjudul "Superhero Cilik Bandung Balad Kangpisman".  Salah satu cerita bergambar yang dibuat oleh Fara sendiri adalah “Aku Bisa Menjadi Pahlawan Pelindung Rusa”. Menurut Fara kita harus mengurangi sampah plastik sebagai bentuk peduli dan cinta kepada lingkungan. Ada banyak hewan yang sakit dan mati akibat sampah plastik. Jika dibiarkan hewan-hewan langka akan punah. Yang harus dilakukan oleh pahlawan pelindung bumi adalah gerakan mengurangi sampah dari sumbernya yaitu manusia, memisahkan sampah sesuai jenisnya, dan memanfaatkan sampah dengan cara menabung dibank sampah dan bisa dibuat kerajinan. Diakhir sharing, Fara berharap semoga dari sharing yang disampaikan oleh Fara dapat menginspirasi teman-teman. Fara juga berharap kita harus menjaga lingkungan agar tidak terjadinya global warming sehingga kita dapat melindungi hewan dari kepunahan.

Nina dan fara sangat menginspirasi teman-teman yang mengikuti webinar tersebut dengan dimoderatori oleh Kak Saudia. Di kegiatan tema minggu pertama ini kak Nina dan ka Fara membahas perlunya menjaga kebersihan lingkungan agar dapat menjaga kelestarian lingkungan sehingga dapat melindungi hewan dilautan dan menghimbau teman-teman untuk mengurangi penggunaan kantong plastik, menggunakan misting dan botol minum ketika membeli makanan diluar, dan membawa kantong kain jika mau melakukan belanja kebutuhan. Dan menghimbau kepada teman-teman untuk bisa memisahkan jenis-jenis sampah. Dan yang terakhir memanfaatkan sampah yang dapat didaur ulang dengan menabung di bank sampah, atau  menjadikannya sebagai sebuah kerajinan.





Penulis: Teh Neneng (mahasiswa S2 UPI)




Superhero Cilik Pelindung Bumi Series 1

at

 

“ Superhero Cilik Pelindung Bumi Inspirasi Anak Untuk Indonesia Bebas Sampah”

 

Assalamualaikum.Wr.Wb

Hai Sahabat Bumins!!

Gimana nih kabar sahabat bumins? Semoga kita semua diberikan kesehatan dan keberkahan dalam menjalankan aktivitas kita sehari-hari yaa.Alhamdulilah program yang dilaksanakan oleh bumins yang bertemakan “Ada Apa Dengan Sampah?” telah dilaksanakan pada hari minggu tanggal 6 september 2020 pukul 09.00 -10.20 wib yang dimana kegiatan ini diikuti oleh 4 orang panitia dari bank sampah bumi inspirasi dan peserta yang berjumlah 20 orang dari beberapa daerah.Kegiatan ini dilakukan dirumah melalui via zoom.

Sahabat bumins, sudah mengurangi penggunaan sampah plastik belum ya? Semoga sahabat semua sudah mengurangi penggunaan sampah plastik yaa, soalnya kalau kita belum bisa mengurangi penggunaan sampah plastik nanti bumi ini akan terkena dampak negatifnya. Sebagai contohnya air dilautan air nya sudah terkontaminasi dengan sampah sehingga air tidak bersih dan hewan-hewan yang ada didalam laut pun sakit dan mati diakibatkan sampah yang menyangkut dalam tubuhnya atau termakan oleh hewan itu. Dengan diadakannya webinar “Superhero Cilik Pelindung Bumi Inspirasi Anak Untuk Indonesia Bebas Sampah” bertujuan untuk mengajak teman-teman semua peduli kepada sampah dan mengurangi penggunaan sampah sejak dini. 

Di kegiatan minggu pertama bersama dengan narasumber hebat bernama Nina dan Fara. Nina adalah seorang pahlawan cilik dari Gresik sang pemberani menolak sampah ekspor dari Amerika,Kanada, Jerman dan Australia dan sang pahlawan yang menyelamatkan sungai brantas dari sampah plastik. Nina adalah sang pemberani cilik yang pernah mengirim surat dengan menggunakan bahasa inggris kepada duta besar Jerman di Jakarta dikediaman duta besar Jerman.

Isi dari surat yang Nina berikan yaitu meminta agar pengirim sampah ini tidak mengirim sampah kembali ke Indonesia dan Nina ingin mereka membersihkan tumpukan-tumpukan sampah plastik impor yang ada didesa kecil sekitarnya, yang dimana sampah tersebut dibakar dan dibuang ke sungai sehingga mencemari lingkungan sekitar. Sampah impor tersebut dijual kepada warga sekitar desa-desa kecil. Dan warga sekitar memisahkan sampah yang bisa didaur dan tidak bisa didaur ulang. Sampah yang bisa didaur ulang dijual kepabrik daur ulang plastik. Hasil air dari pencucian sampah pabrik tersebut dibuang kesungai, akibatnya air sungai terkontaminasi micro plastik sehingga air yang sudah terkontaminasi tersebut menyerap kepada palutan-palutan yang ada disungai. Sepeti pestisida, limbah cair dan logam berat. Ikan hidup dengan makan remah-remah daun seperti micro plastik. Karena ikan tidak bisa membedakan mana makanan dan bukan makanan maka ikan itu memakan apa saja yang dia temukan. Dan ketika ikan itu dimakan oleh manusia maka polutan-polutan yang ada dimicro plastik itu akan menyebar didalam tubuh manusia dan akan mengakibatkan penyakit. Sampah dari hasil impor oleh warga dibakar untuk dijadikan sebagai bahan bakar pembuatan tahu dan asap nya melepas gas bebahaya dan beracun yang bernama bioksin. Jika gas itu dihirup oleh manusia akan menyebabkan kanker, gangguan otak dan paru-paru basah. Alasan Nina mengirimkan surat tersebut dikarenakan merasa jengkel karena desa-desa kecil didekat rumahnya menjadi tempat pembuangan sampah plastik impor dan mencemari lingkungan disekitarnya. Dan seharusnya sampah dari hasil suatu negara yang maju harus bertanggungjawab kepada hasil sampahnya sendiri. Maka dari itu dengan masalah yang ada dan dialami maka Nina mengirimkan surat. Pesan yang disampaikan Nina kalau mau beli minuman harus memakai tumbler dan kalau mau jajan diluar harus memakai misting sndiri. Dan kita sebagai superhero pelindung bumi harus mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai.













Selain ada Nina sebagai pembicara didalam kegiatan webinar ada juga Fara dari Bandung sang penulis cilik yang menginspirasi melalui karya komiknya untuk melindungi bumi. Fara berkeinginan membuat komik inspirasi karena Fara gemar menggambar dan membaca komik. Komik yang ditulis dan digambar Fara bersama teman-teman Komik Inspirasi berjudul "Superhero Cilik Bandung Balad Kangpisman".  Salah satu cerita bergambar yang dibuat oleh Fara sendiri adalah “Aku Bisa Menjadi Pahlawan Pelindung Rusa”. Menurut Fara kita harus mengurangi sampah plastik sebagai bentuk peduli dan cinta kepada lingkungan. Ada banyak hewan yang sakit dan mati akibat sampah plastik. Jika dibiarkan hewan-hewan langka akan punah. Yang harus dilakukan oleh pahlawan pelindung bumi adalah gerakan mengurangi sampah dari sumbernya yaitu manusia, memisahkan sampah sesuai jenisnya, dan memanfaatkan sampah dengan cara menabung dibank sampah dan bisa dibuat kerajinan. Diakhir sharing, Fara berharap semoga dari sharing yang disampaikan oleh Fara dapat menginspirasi teman-teman. Fara juga berharap kita harus menjaga lingkungan agar tidak terjadinya global warming sehingga kita dapat melindungi hewan dari kepunahan.

Nina dan fara sangat menginspirasi teman-teman yang mengikuti webinar tersebut dengan dimoderatori oleh Kak Saudia. Di kegiatan tema minggu pertama ini kak Nina dan ka Fara membahas perlunya menjaga kebersihan lingkungan agar dapat menjaga kelestarian lingkungan sehingga dapat melindungi hewan dilautan dan menghimbau teman-teman untuk mengurangi penggunaan kantong plastik, menggunakan misting dan botol minum ketika membeli makanan diluar, dan membawa kantong kain jika mau melakukan belanja kebutuhan. Dan menghimbau kepada teman-teman untuk bisa memisahkan jenis-jenis sampah. Dan yang terakhir memanfaatkan sampah yang dapat didaur ulang dengan menabung di bank sampah, atau  menjadikannya sebagai sebuah kerajinan.





Penulis: Teh Neneng (mahasiswa S2 UPI)




  • Bumi Inspirasi Learning Center

  • Jalan Cisitu Indah VI No. 188 Bandung 40135 - Indonesia
  • E-mail : bumiinspirasi4@gmail.com
  • HP / Whatsapp : 0896-0423-3954
  • Telp : 022-2504040


Copyright © | Bumi Inspirasi LC | All Right Reserved