BUMI INSPIRASI
LEARNING CENTER

Cerdas Finansial - Ramah Lingkungan - Akhlak Islami

BUMI INSPIRASI GOES TO YOGYAKARTA


     

Pada tanggal 5 sampai dengan 7 juli 2019 Alhamdulillah Bank Sampah Bumi Inspirasi mengadakan liburan edukatif dan study visit ke Kota Yogyakarta. Sesampainya kami di sana, kami lalu mengunjungi masjid Jogokariyan untuk mendapatkan inspirasi dari manajemen masjid Jogokariyan sekaligus beristirahat untuk melepas lelah selama perjalanan yang berkisar 9 jam dalam kereta. Kemudian kami sarapan bersama di daerah Jogokariyan untuk kembali merecharge tenaga dan semangat kembali, karena tim Bumi Inspirasi langsung berkesempatan mengedukasi anak-anak di salah satu TKA-TPA di Yogjakarta, yaitu, TPA Bani Amat Rejo. Kita edukasi tentang pengelolaan sampah untuk anak usia dini kepada siswa TKA-TPA Mutiara Jannatii dan Paud Mutiara Bangsa di Mushola Bani Amat Rejo Jl. Cuwiri-Jogokariyan antusiasme anak-anak dan para orangtua mereka, menyambut kami dari Bandung, sungguh menyegarkan kembali semangat kami untuk berbagi inspirasi. Kesan yang kami dapatkan berupa senyuman yang nampak dari wajah mereka yang senang dengan materi yang telah disampaikan.
     Materi yang kami sampaikan meliputi jenis-jenis sampah, akibat dari buang sampah sembarangan, sampai ke cara pengelolahan sampah dengan baik ala KangPisMan. Lingkungan itu jiwanya kehidupan. Betapa berartinya lingkungan, jika punah manusia pun tak punya jiwa. Jika dibandingkan dengan kota Bandung, kebersihan kota yogya jauh lebih unggul.
    Di hari selanjutnya Alhamdulillah, pada tanggal 07 Juli 2019 Team Bumi Inspirasi melakukan kunjungan ke Pantai Slili yang berlokasi di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta. Pantai Slili merupakan pantai kecil yang menjadi pembatas antara Pantai Krakal dan juga Pantai Sadranan. Pantai Silili yang berada cukup jauh dari kota, tapi saat perjalanan pun kita bisa menikmati jalanan kota Yogja yang masih asri dengan kearifan lokal. Pantai Slili menyajikan pemandangan yang MasyaAllah indah dengan pasir yang putih dan air laut yang biru, dan terdapat beberapa fasilitas yang disediakan di sana seperti, gazebo untuk istirahat, kamar mandi, tempat kuliner hingga toko souvenir.Tapi sangat disayangkan sekali di balik keindahannya masih banyak sampah berserakan, padahal di setiap tempat peristirahatan terdapat tempat sampah, dan sesuai tujuan utama kami adalah untuk berbagi inspirasi hingga ke pelosok negeri, maka kami langsung melaksanakan GPPS (Gerakan Pungut dan Pilah Sampah) di pantai Slili, ternyata beberapa pengunjung merasa berempati, dan turut membantu kami memungut sampah ditepi pantai.
Dalam waktu 30 menit sampah yang kami kumpulkan sangat banyak, tapi juga masih banyak sampah yang tidak kami dapatkan, karena terkubur sangat dalam di pasir, juga tersapu ombak hingga ke lautan, sungguh ironi. Kegiatan ini ditujukan agar setidaknya dapat mengurangi sampah yang akan terbawa ke dalam laut hingga akhirnya sampah-sampah tersebut dimakan oleh hewan-hewan yang ada di laut. Kasihan jika hewan-hewan yang ada di laut memakan sampah yang terbawa kedalam laut, karena pada dasarnya hewan-hewan tersebut tidak bisa membedakan mana makanan yang seharusnya mereka makan dan mana yang bukan untuk mereka makan. Sampah yang kami temukan mulai dari botol plastik, plastik keresek, sedotan plastik, sterofom, popok bayi, hingga sampah yang sudah terkubur dengan pasir sampai berjamur.
Sampah yang telah dikumpulkan kemudian dipilah sesuai dengan jenisnya (Botol dan cup plastik, styrofoam, sedotan plastik dan limbah). Sedotan plastik yang ditemukan berjumlah 130 sedotan, 1 keresek sedang botol dan cup plastik, 1 keresek styrofoam, dan 1 trashbag sampah limbah.
Jadi saat di pantai seharusnya jangan hanya menikmati keindahan saja, tapi, jagalah juga keindahannya dengan disiplin buang sampah, agar bertahan hingga generasi berikutnya masih bisa menikmati keindahan yang sama. Contoh sederhana, irit sampah yang kami lakukan di sana adalah jajan cilok pakai misting, sederhana tapi membuat piknik kami jadi sempurna. Seperti judulnya inspirasi piknik minim sampah.
       Penggunaan tempat makanan seperti plastik dan sterofom memang terkesan simpel, namun bahaya yang diakibatkan akan sangat besar bila kita tidak bisa mengunakan nya dengan baik, apalagi dibuang sembarangan. Maka dari itu tim Bumi Inspirasi mengadakan konsep Piknik Minim Sampah dengan selalu pakai tempat makan, tempat minum, dan selalu gunakan kantung kain saat berbelanja, juga menggunakan sedotan dan alat makan lainnya yang bisa digunakan berulang-ulang seperti yang terbuat dari stainless, untuk selalu melindungi bumi dari penggunaan plastik berlebih. Pelaksanaan konsep ini bukan hanya pada saat liburan, tapi juga sudah mulai dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari, dan efeknya luar biasa, sampah yang dihasilkan jadi benar-benar minim.
Selama diperjalananpun kami tetap menerapkan konsep ramah lingkungan dengan membuat ecobricks untuk limbah plastik yang dihasilkan dari kemasan cemilan dan obat-obatan selama dalam kereta, meskipun begitu cemilan yang kami bawa tetap didistribusikan kepada masing masing orang, dengan cara mentransfer ke misting masing-masing, jadi tetap minim sampah ya.. Kiat yang kami lakukan agar selalu stay on dispilin sampah adalah dengan mengutus polisi kebersihan untuk menertibkan tim agar selalu menginspirasi masyarakat dengan program kami piknik minim sampah.
     Kegiatan yang kami laksanakan memang terkesan sederhana namun untuk mereka yang menyadari arti penting tidak membuang sampah sembarangan  akan sangat berharga. Semoga kedepan teman teman dan masyarakat semua lebih peduli dan menyayangi lingkungan kita, dengan membiasakan hal-hal kecil seperti tadi, kita sudah memulai langkah untuk menyelamatkan bumi. Bermula dari hal-hal yang kecil, kemudian berlanjut menjadi hal yang lebih besar dan tentunya akan memberikan hasil yang nyata untuk bumi ini.


   Berbuat baiklah pada siapapun.
Salam Inspirasi.













Authors:
- Felia Destianti
- Rahmawati
- Salma Aurelliany Putri Efendi
- Siti Nur Hikmah
- Nabila Nur Sha'adah
- Kartika Agustina
- Saudia Nurbaity Suhendi

Editors:
- Saudia Nurbaity Suhendi
- Isti Khairani

Photo & Videographer:
Puji Ardiansyah

Publisher:
Puji Ardiansyah


Artikel Terkait

  • Bumi Inspirasi Learning Center

  • Jalan Cisitu Indah VI No. 188 Bandung 40135 - Indonesia
  • E-mail : bumiinspirasi4@gmail.com
  • HP / Whatsapp : 0896-0423-3954
  • Telp : 022-2504040


Copyright © | Bumi Inspirasi LC | All Right Reserved